JICA bantu manajemen kota di Maminasata

MAKASSAR: Japan International Cooperation Agency (JICA) mendukung pengembangan wilayah Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa) dan Takalar atau yang dikenal kawasan Maminasata di Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu kota metropolitan di Indonesia.

"Minimal tujuh proyek di Sulsel dikerjakan dalam mendukung pengembangan kawasan Maminasata. Salah satunya adalah menejemen perkotaan," kata Kepala Kantor JICA Makassar Nakagawa Kazuo di Makassar, Sabtu (18/4/09).

 

Selain itu, katanya, juga proyek pengembangan industri lokal dan pengembangan penanganan Flu Burung karena Sulsel ditetapkan sebagai daerah percontohan penanganan wabah penyakit itu di Indonesia yang menjadi proyek prima kesehatan.

"Makin meningkatnya hubungan baik antara Indonesia dan Jepang melalui JICA, bisa meningkatkan kerjasama dengan saling membagi informasi dan pemantauan. Sebab, kegiatan yang dilaksanakan merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dan dilaksanakan menyeluruh," katanya seperti dilaporkan Antara.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyambut baik tawaran JICA dalam kegiatan pembangunan kabupaten/kota se Sulsel, dan selalu memberi waktu kepada Pemerintah Jepang (JICA). Sebab, selama ini telah terjalin hubungan baik dan saling komunikasi dengan kehadiran JICA di daerah ini.

Menurut Gubernur, program JICA di Sulsel sudah terlaksana baik dan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat memonitor kegiatan yang dilaksanakan, termasuk problem kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan program.

Dia berharap, JICA dapat berperan dalam program kegiatan Pemerintah Provinsi Sulsel di bidang pendidikan dan kesehatan gratis dalam rangka peningkatan sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat.

Selain itu, Pemprov menawarkan 11 komoditi unggulan Sulsel kepada pihak JICA untuk dikembangkan dan dikerjasamakan dengan Jepang. Sebab komoditi tersebut juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jepang. kb2

Social Share

GREEN Blue Orange BACK TO TOP